Ahmad Rifaie Al Ahmadi Idrisi: Keutamaan Dzikir dan Kalimah Tauhid

Search This Blog

Keutamaan Dzikir dan Kalimah Tauhid


Dari Abdullah bin Umar ra bahawasanya Rasulullah SAW bercerita kepada mereka bahwa salah seorang hamba Allah mengucapkan:


يَارَبِّ لَكَ الْحَمْدُكَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

"Wahai Tuhanku, hanya bagimulah segala puji, sebagaimana dengan kebesaran DzatMu dan keagungan kekuasaanMu"

Lalu keduanya naik ke langit dan berkata: "Wahai Tuhan kami, sesungguhnya hambaMu mengucapkan dzikir, kami tidak mengetahui bagaimana mencatatnya. Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman pada hal Dia lebih mengetahui terhadap apa yang dikatakan oleh hambaNya : "Apakah yang diucapkan hambaKu?". Keduanya menjawab : "Bahawasanya ia mengucapkan : "Wahai Tuhanku, hanya bagimulah segala puji, sebagaimana dengan kebesaran DzatMu dan keagungan kekuasaanMu".

Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman : "Tuliskan seperti apa yang diucapkan oleh hamba-Ku, sehingga ia menjumpai Aku, lalu Aku membalasnya dengan apa yang diucapkan itu".(Hadis ini ditakhrijkan oleh An Nasa'i)


Penjelasan Hadis:

Bahwasanya salah seorang hamba Allah yang mengucapkan:

يَارَبِّ لَكَ الْحَمْدُكَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

Maka bersungguh-sungguh malaikat namun tidak tahu bagaimana mencatatnya.

Dua malaikat merasa berat terhadap kalimat ini, sehingga keduanya tidak mengetahui kadar pahala yang dicatatnya kerana kalimat itu pahalanya besar, hanya diketahu oleh Allah Ta'ala, dan Allah tidak menunjukkan kadar pahalanya kepada kedua malaikat itu.
Keutamaan Dzikir dan Kalimah TauhidSocialTwist Tell-a-Friend

Popular Posts

Segala bahan bacaan disini adalah untuk umum dan HAK CIPTA ITU MILIK ALLAH SEMUANYA. Anda boleh ambil sebagai bahan rujukan ataupun bahan posting di blog-blog atau website anda TANPA PERLU MEMBERI SEBARANG KREDIT KEPADA BLOG INI.