Ahmad Rifaie Al Ahmadi Idrisi: 2017

Search This Blog

Kaifiat Surah ad-Dhuha

Kaifiat Surah ad-Dhuha:

ﺑِﺴۡﻢِ ﭐﻟﻠﻪِ ﭐﻟﺮَّﺣۡﻤَـٰﻦِ ﭐﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ

ﻭَﭐﻟﻀُّﺤَﻰٰ ( ١ ‏) ﻭَﭐﻟَّﻴۡﻞِ ﺇِﺫَﺍ ﺳَﺠَﻰٰ ( ٢ ‏) ﻣَﺎ ﻭَﺩَّﻋَﻚَ ﺭَﺑُّﻚَ ﻭَﻣَﺎ ﻗَﻠَﻰٰ ( ٣ ‏) ﻭَﻟَﻠۡﺄَﺧِﺮَﺓُ ﺧَﻴۡﺮٌ۬ ﻟَّﻚَ ﻣِﻦَ ﭐﻟۡﺄُﻭﻟَﻰٰ ( ٤ ‏) ﻭَﻟَﺴَﻮۡﻑَ ﻳُﻌۡﻄِﻴﻚَ ﺭَﺑُّﻚَ ﻓَﺘَﺮۡﺿَﻰٰٓ ( ٥ ‏) ﺃَﻟَﻢۡ ﻳَﺠِﺪۡﻙَ ﻳَﺘِﻴﻤً۬ﺎ ﻓَـَٔﺎﻭَﻯٰ ( ٦ ‏) ﻭَﻭَﺟَﺪَﻙَ ﺿَﺎٓﻻًّ۬ ﻓَﻬَﺪَﻯٰ ( ٧ ‏) ﻭَﻭَﺟَﺪَﻙَ ﻋَﺎٓٮِٕﻼً۬ ﻓَﺄَﻏۡﻨَﻰٰ ( ٨ ‏) ﻓَﺄَﻣَّﺎ ﭐﻟۡﻴَﺘِﻴﻢَ ﻓَﻠَﺎ ﺗَﻘۡﻬَﺮۡ ( ٩ ‏) ﻭَﺃَﻣَّﺎ ﭐﻟﺴَّﺎٓٮِٕﻞَ ﻓَﻠَﺎ ﺗَﻨۡﮩَﺮۡ ( ١٠ ‏) ﻭَﺃَﻣَّﺎ ﺑِﻨِﻌۡﻤَﺔِ ﺭَﺑِّﻚَ ﻓَﺤَﺪِّﺙۡ ( ١١ ‏)

Demi waktu matahari sepenggalahan naik, (1) dan demi malam apabila telah sunyi, (2) Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada [pula] benci kepadamu, (3) dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu dari permulaan. (4) Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu [hati] kamu menjadi puas. (5) Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu. (6) Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk. (7) Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan. (8) Adapun terhadap anak yatim maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang. (9) Dan terhadap orang yang minta-minta maka janganlah kamu menghardiknya. (10) Dan terhadap ni’mat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya [dengan bersyukur]. (11)

Kaifiatnya:
- Dibaca 7 kali pada waktu mengiringi masuk matahari dan terbitnya; bagi kesentosaan diri dan anak dan isteri dan harta daripada bencana dan sihir dan binatang yang buas dan kecurian, maka hendaklah dikekalkan beramal atasnya.

Kitab Safinatus Salamah karangan Tuan Sheikh Hj. Ahmad bin Sheikh Hj. Mohd Said Al Linggi (Mufti pertama Negeri Sembilan)

Kaifiat Surah ad-DhuhaSocialTwist Tell-a-Friend

Air Tawar Untuk Kereta

Cara buat Air Tawar untuk kereta baru beli. (Untuk tolak bala)

1. Ambil air satu baldi.

2. Baca (dlm keadaan ada wudhu'):
- Ya Latif 129x.
- Hasbunallah waniqmal wakil 450x.
- Fasayak fi kahumullah wahuwas samee ul Aleem 111x.
- Rabbi yassir wala tu'assir, Ya Karim 70x
- Selawat 10x

3. Tiup pada air.

4. Jirus kereta dgn air, bermula dari hadapan tengah2 kereta sampai ke belakang kereta.

5. Renjis air pada keempat2 tayar sambil selawat.

6. Jirus semua baki air pada kereta sambil sebut Allahu Akbar.

Supaya mengelak daripada kemalangan. InsyaAllah.

Air Tawar Untuk KeretaSocialTwist Tell-a-Friend

The Power of ( إِنْ شَاءَ اللَّهُ )

The Power of ( إِنْ شَاءَ اللَّهُ )

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj menggali lubang setiap harinya. Ketika mereka nyaris melihat cahaya matahari, maka yang mengusai mereka berseru, 'Kembalilah, kita akan menggalinya esok hari.' Maka Allah mengembalikannya melebihi dari yang sebelumnya. Dan ketika masa mereka telah sampai, dan Allah hendak mengirim mereka kepada manusia, maka mereka kembali menggali sampai ketika mereka nyaris melihat cahaya matahari, maka salah satu dari yang mengusai mereka berseru, 'Kembalilah, kalian akan menggalinya esok hari,  jika Allah mengizinkan ( إِنْ شَاءَ اللَّهُ ).' Maka mereka menunggu, lalu mereka kembali lagi ke tempat penggalian yang bentuknya masih seperti semula disaat mereka meninggalkannya. Maka mereka terus menggalinya dan akhirnya mereka dapat keluar kepada manusia. (HR. Ibnu Majah: 4070)

📌 Yakjuj dan Makjuj tidak mampu memecahkan tembok yg memisahkan mereka, kecuali pada suatu ketika mereka secara tidak sengaja menyebut perkataan insya Allah, maka dgn berkat perkataan itu, keesokannya mereka menggalinya dan tembok itu pun pecah.

- http://hadits.in/ibnumajah/4070

The Power of ( إِنْ شَاءَ اللَّهُ )SocialTwist Tell-a-Friend

Kaifiat Ayat Laqod Ja'akum

Kaifiat Ayat Laqod Ja'akum

ﻟَﻘَﺪۡ ﺟَﺎٓﺀَڪُﻢۡ ﺭَﺳُﻮﻝٌ۬ ﻣِّﻦۡ ﺃَﻧﻔُﺴِڪُﻢۡ ﻋَﺰِﻳﺰٌ ﻋَﻠَﻴۡﻪِ ﻣَﺎ ﻋَﻨِﺘُّﻢۡ ﺣَﺮِﻳﺺٌ ﻋَﻠَﻴۡڪُﻢ ﺑِﭑﻟۡﻤُﺆۡﻣِﻨِﻴﻦَ ﺭَﺀُﻭﻑٌ۬ ﺭَّﺣِﻴﻢٌ۬ ( ١٢٨ ‏) ﻓَﺈِﻥ ﺗَﻮَﻟَّﻮۡﺍْ ﻓَﻘُﻞۡ ﺣَﺴۡﺒِﻰَ ﭐﻟﻠَّﻪُ ﻟَﺎٓ ﺇِﻟَـٰﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﻫُﻮَۖ ﻋَﻠَﻴۡﻪِ ﺗَﻮَڪَّﻠۡﺖُۖ ﻭَﻫُﻮَ ﺭَﺏُّ ﭐﻟۡﻌَﺮۡﺵِ ﭐﻟۡﻌَﻈِﻴﻢِ ( ١٢٩ ‏)

128. Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan [keimanan dan keselamatan] bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mu’min.

129. Jika mereka berpaling [dari keimanan], maka katakanlah: "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ’Arsy yang agung". (at-Taubah 128-129)

Kaifiatnya:
- Dibaca 7 kali pada waktu pagi dan petang; bagi peliharaan diri daripada segala bencana, panjang umur dan kemudahan rezeki.

Kitab Safinatus Salamah karangan Tuan Sheikh Hj. Ahmad bin Sheikh Hj. Mohd Said Al Linggi (Mufti pertama Negeri Sembilan)​

Kaifiat Ayat Laqod Ja'akumSocialTwist Tell-a-Friend

Amalan Dan Kaifiat Membaca Surah Yasin

Amalan Dan Kaifiat Membaca Surah Yasin

Sekali Baca, Menyamai 41 Kali Bacaan.

بِسمِ اللَّهِ الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ

١. يسٓ  (7x)

٣٨. ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ (14x)

٥٨. سَلَٰمٌ قَوْلًا مِّن رَّبٍّ رَّحِيمٍ  (16x)

٨١. أَوَلَيْسَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِقَٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يَخْلُقَ مِثْلَهُم ۚ بَلَىٰ  (4x)

Kitab Amalan Madrasah Ahmadiah. M/S 48, 49, 50.

Amalan Dan Kaifiat Membaca Surah YasinSocialTwist Tell-a-Friend

Zikir Penjagaan Dari Godaan Syaitan

Zikir Harian Penjagaan Dari Godaan Syaitan

Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang mengucapkan;

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAHU LAA SYARIIKA LAH, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU YUHYII WA YUMIITU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR

(Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata tidak ada sekutu bagiNya, milikNya semua kerajaan dan bagiNya seluruh pujian, Dia Yang menghidupkan, serta mematikan, dan Dia Maha Mampu melakukan segala sesuatu)
dalam sehari sebanyak seratus kali, maka baginya seperti memerdekakan sepuluh budak, dan tercatat baginya seratus kebaikan serta dihapuskan darinya seratus kesalahan, dan ia terjaga dari syaitan pada hari tersebut hingga petang, tidak ada orang membawa sesuatu yang lebih baik daripada apa yang ia bawa kecuali seseorang yang melakukan hal tersebut lebih banyak." (HR. Tirmidzi: 3390, HR. Bukhari: 3050 & Muslim: 4857)

- Baca selepas solat Subuh 100x atau bila-bila masa.

- http://hadits.in/tirmidzi/3390

Zikir Penjagaan Dari Godaan SyaitanSocialTwist Tell-a-Friend

Doa Perlindungan Daripada Fitnah Dajjal

Doa Perlindungan Daripada Fitnah Dajjal

Doa Ashaabul Kahfi:

ﺭَﺑَّﻨَﺎٓ ﺀَﺍﺗِﻨَﺎ ﻣِﻦ ﻟَّﺪُﻧﻚَ ﺭَﺣۡﻤَﺔً۬ ﻭَﻫَﻴِّﺊۡ ﻟَﻨَﺎ ﻣِﻦۡ ﺃَﻣۡﺮِﻧَﺎ ﺭَﺷَﺪً۬ﺍ ( ١٠ ‏)

"Wahai Tuhan kami! Kurniakanlah kami rahmat dari sisiMu, dan berilah kemudahan-kemudahan serta pimpinan kepada kami untuk keselamatan ugama kami". (QS Al-Kahfi: 10)

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa menghafal sepuluh ayat awal dari surat Al Kahfi, maka ia akan dijaga dari fitnah Dajjal." (HR. Abu Daud: 3765) - http://hadits.in/abudaud/3765

Doa Perlindungan Daripada Fitnah DajjalSocialTwist Tell-a-Friend

Doa Perlindungan Dari Kejahatan Makhluk

Doa Perlindungan Dari Kejahatan Makhluk Yang Allah Ciptakan

Dari Abu Hurairah bahwasanya ia berkata; 'ada seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata; "Ketika aku tidur tadi malam ada seekor kalajengking yang menyengatku," maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sekiranya diwaktu petang kamu mengucapkan:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A'UUDZU BIKALIMAATILLAAHIT TAAMMAATI MIN SYARRI MAA KHALAQ

(Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan), 'niscaya tidak akan ada yang membahayakanmu." (HR. Muslim: 4883) - http://hadits.in/muslim/4883

Hadits lain,

Rasululullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang singgah pada suatu tempat kemudian dia berdo'a:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A'UUDZU BIKALIMAATILLAAHIT TAAMMAATI MIN SYARRI MAA KHALAQ

(Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan), 'niscaya tidak akan ada yang membahayakannya hingga di pergi dari tempat itu." (HR. Muslim: 4881) - http://hadits.in/muslim/4881

Doa Perlindungan Dari Kejahatan MakhlukSocialTwist Tell-a-Friend

Husun, Doa Perlindungan

Husun, Doa Perlindungan

Dari Al Walid ia berkata: Wahai Rasulullah, aku selalu kesepian. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Bila kau hendak tidur bacalah:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ

`A'UDZU BIKALIMAATILLAAHIT TAAMMAATI MIN GHADLABIHI WA 'IQAABIHI WA SYARRI 'IBAADIHI WA MIN HAMAZAATISY SYAYAATHIINI WA AN YAHDLURUUN (Aku berlindung kepada kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kemurkaan-Nya serta kejahatan para hamba-Nya, dan dari bisikan setan serta kedatangan mereka kepadaku) karena setan tidak akan membahayakanmu dan tentu tidak akan mendekatimu." (HR. Ahmad: 22719) - http://hadits.in/ahmad/22719

Hadist Lain,

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam mengajari kami beberapa kalimat untuk kami baca ketika hendak tidur:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ

`A'UDZU BIKALIMAATILLAAHIT TAAMMAATI MIN GHADLABIHI WA 'IQAABIHI WA SYARRI 'IBAADIHI WA MIN HAMAZAATISY SYAYAATHIINI WA AN YAHDLURUUN "Dengan Asma Allah, aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya dan adzab-Nya, serta dari kejahatan hamba-hamba-Nya, dari bisikan-bisikan setan dan kedatangannya." Dia berkata; Abdullah bin 'Amru mengajarkan kalimat ini pada anaknya yang telah baligh untuk dibacanya ketika hendak tidur, dan terhadap anaknya yang masih kecil, ia menyuruhnya untuk mulai menghafalnya, ia menuliskan untuknya lalu dikalungkan di lehernya. (HR. Abu Daud: 3395) - http://hadits.in/abudaud/3395

Husun, Doa PerlindunganSocialTwist Tell-a-Friend

Berpegang Teguh Dengan Al Jama'ah

Berpegang Teguh Dengan Al Jama'ah

Jauhi Golongan Wahabi Yang Minoriti, Dan Berpegang Teguh Dengan Al Jama'ah Majoriti Muslimin dan Ulama'.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

يَكُونُ دُعَاةٌ عَلَى أَبْوَابِ جَهَنَّمَ مَنْ أَجَابَهُمْ إِلَيْهَا قَذَفُوهُ فِيهَا قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ صِفْهُمْ لَنَا قَالَ هُمْ قَوْمٌ مِنْ جِلْدَتِنَا يَتَكَلَّمُونَ بِأَلْسِنَتِنَا قُلْتُ فَمَا تَأْمُرُنِي إِنْ أَدْرَكَنِي ذَلِكَ قَالَ فَالْزَمْ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِينَ وَإِمَامَهُمْ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُمْ جَمَاعَةٌ وَلَا إِمَامٌ فَاعْتَزِلْ تِلْكَ الْفِرَقَ كُلَّهَا وَلَوْ أَنْ تَعَضَّ بِأَصْلِ شَجَرَةٍ حَتَّى يُدْرِكَكَ الْمَوْتُ وَأَنْتَ كَذَلِكَ

"Akan ada para da'i (penyeru) yang menyeru ke pintu neraka Jahannam, barangsiapa memenuhi ajakannya maka ia akan dilemparkan ke dalam neraka." Lalu aku bertanya, "Wahai Rasulullah, sebutkanlah ciri-ciri mereka kepada kami! " Beliau bersabda: 'Mereka adalah suatu kaum yang warna kulitnya sama dengan kita, dan berbicara dengan bahasa yang sama dengan kita." Aku bertanya lagi, "Apakah yang anda perintahkan kepada kami, seandainya kami menjumpai hal itu?" Beliau menjawab: "Berpegang teguhlah kepada Jama'ah kaum muslimin dan imam mereka, jika mereka tidak memiliki Jama'ah kaum Muslimin dan imamnya, maka jauhilah semua golongan tersebut meskipun kamu harus menggigit akar pohon sampai ajal menjemputmu dan kamu masih tetap dalam keadaan seperti itu." (HR. Ibnu Majah: 3969) - http://hadits.in/ibnumajah/3969

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ أُمَّتِي لَا تَجْتَمِعُ عَلَى ضَلَالَةٍ فَإِذَا رَأَيْتُمْ اخْتِلَافًا فَعَلَيْكُمْ بِالسَّوَادِ الْأَعْظَمِ
"Sesungguhnya umatku tidak akan bersatu di atas kesesatan, apabila kalian melihat perselisihan maka kalian harus berada di sawadul a'dzam (kelompok yang terbanyak)." (HR. Ibnu Majah: 3940) - http://hadits.in/ibnumajah/3940

عَلَيْكَ بِالسَّوَادِ الْأَعْظَمِ عَلَيْكَ بِالسَّوَادِ الْأَعْظَمِ

"Hendaklah kamu selalu bersama As Sawadil A'zham (hidup berjama'ah dengan kaum muslimin), hendaklah kamu selalu bersama As Sawadil A'zham. (HR. Ahmad: 18600) - http://hadits.in/ahmad/18600

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda di atas mimbar ini:
وَالْجَمَاعَةُ رَحْمَةٌ وَالْفُرْقَةُ عَذَابٌ
"Berjama'ah adalah rahmat, sedangkan perpecahan adalah adzab." Abu Umamah Al Bahili berkata;
قَالَ فَقَالَ أَبُو أُمَامَةَ الْبَاهِلِيُّ عَلَيْكُمْ بِالسَّوَادِ الْأَعْظَمِ
"Hendaklah kalian bersama golongan mayoritas muslimin." (HR. Ahmad: 18544) - http://hadits.in/ahmad/18544

Berpegang Teguh Dengan Al Jama'ahSocialTwist Tell-a-Friend

Doa Ketika Dizalimi (Ashhabul Ukhdud)

Doa seorang pemuda yg beriman daripada dizalimi, dalam kisah Ashhabul Ukhdud:

اللَّهُمَّ اكْفِنِيهِمْ بِمَا شِئْتَ

ALLAHUMMAK FINIIHIM BIMAA SYI'TA
"Ya Allah, lakukan ke atas mereka apa yang patut" (HR. Muslim: 5327) - http://hadits.in/?muslim/5327

Kisah Ashhabul Ukhdud:

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Dulu, sebelum kalian ada seorang raja, ia memiliki tukang sihir, saat tukang sihir sudah tua, ia berkata kepada rajanya: 'Aku sudah tua, kirimlah seorang pemuda kepadaku untuk aku ajari sihir.' Lalu seorang pemuda datang padanya, ia mengajarkan sihir kepada pemuda itu. (Jarak) antara tukang sihir dan si raja terdapat seorang rahib. Si pemuda itu mendatangi rahib dan mendengar kata-katanya, ia kagum akan kata-kata si rahib itu sehingga bila datang ke si penyihir pasti dipukul, Pemuda itu mengeluhkan hal itu kepada si rahib, ia berkata: 'Bila tukang sihir hendak memukulmu, katakan: 'Keluargaku menahanku, ' dan bila kau takut pada keluargamu, katakan: 'Si tukang sihir menahanku.' Saat seperti itu, pada suatu hari ia mendekati sebuah hewan yang besar yang menghalangi jalanan orang, ia berkata, 'Hari ini aku akan tahu, apakah tukang sihir lebih baik ataukah pendeta lebih baik.' Ia mengambil batu lalu berkata: 'Ya Allah, bila urusan si rahib lebih Engkau sukai dari pada tukang sihir itu maka bunuhlah binatang ini hingga orang bisa lewat.' Ia melemparkan batu itu dan membunuhnya, orang-orang pun bisa lewat. Ia memberitahukan hal itu kepada si rahib. Si rahib berkata: 'Anakku, saat ini engkau lebih baik dariku dan urusanmu telah sampai seperti yang aku lihat, engkau akan mendapat ujian, bila kau mendapat ujian jangan menunjukkan padaku.' Si pemuda itu bisa menyembuhkan orang buta dan berbagai penyakit. Salah seorang teman raja yang buta lalu ia mendengarnya, ia mendatangi pemuda itu dengan membawa hadiah yang banyak, ia berkata: 'Sembuhkan aku dan kau akan mendapatkan yang aku kumpulkan disini.' Pemuda itu berkata: 'Aku tidak menyembuhkan seorang pun, yang menyembuhkan hanyalah Allah, bila kau beriman padaNya, aku akan berdoa kepadaNya agar menyembuhkanmu.' Teman si raja itu pun beriman lalu si pemuda itu berdoa kepada Allah lalu ia pun sembuh. Teman raja itu kemudian mendatangi raja lalu duduk didekatnya. Si raja berkata: 'Hai fulan, siapa yang menyembuhkan matamu? ' Orang itu menjawab: 'Rabbku.' Si raja berkata: 'Kau punya Rabb selainku? ' Orang itu berkata: 'Rabbku dan Rabbmu adalah Allah.' Si raja menangkapnya lalu menyiksanya hingga ia menunjukkan pada pemuda itu lalu pemuda itu didatangkan, Raja berkata: 'Hai anakku, sihirmu yang bisa menyembuhkan orang buta, sopak dan kau melakukan ini dan itu.' Pemuda itu berkata: 'Bukan aku yang menyembuhkan, yang menyembuhkan hanya Allah.' Si raja menangkapnya dan terus menyiksanya ia menunjukkan kepada si rahib. Si raja mendatangi si rahib, rahib pun didatangkan lalu dikatakan padanya: 'Tinggalkan agamamu.' Si rahib tidak mau lalu si raja meminta gergaji kemudian diletakkan tepat ditengah kepalanya hingga sebelahnya terkapar di tanah. Setelah itu teman si raja didatangkan dan dikatakan padanya: 'Tinggalkan agamamu.' Si rahib tidak mau lalu si raja meminta gergaji kemudian diletakkan tepat ditengah kepalanya hingga sebelahnya terkapar di tanah. Setelah itu pemuda didatangkan lalu dikatakan padanya: 'Tinggalkan agamamu.' Pemuda itu tidak mau. Lalu si raja menyerahkannya ke sekelompok tentaranya, raja berkata: 'Bawalah dia ke gunung ini dan ini, bawalah ia naik, bila ia mau meninggalkan agamanya (biarkanlah dia) dan bila tidak mau, lemparkan dari atas gunung.' Mereka membawanya ke puncak gunung lalu pemuda itu berdoa:

اللَّهُمَّ اكْفِنِيهِمْ بِمَا شِئْتَ

'Ya Allah, cukupilah aku dari mereka sekehendakMu.' Ternyata gunung mengguncang mereka dan mereka semua jatuh. Pemuda itu kembali pulang hingga tiba dihadapan raja. Raja bertanya: 'Bagaimana kondisi kawan-kawanmu? ' Pemuda itu menjawab: 'Allah mencukupiku dari mereka.' Lalu si raja menyerahkannya ke sekelompok tentaranya, raja berkata: 'Bawalah dia ke sebuah perahu lalu kirim ke tengah laut, bila ia mau meninggalkan agamanya (bawalah dia pulang) dan bila ia tidak mau meninggalkannya, lemparkan dia.' Mereka membawanya ke tengah laut lalu pemuda itu berdoa:

اللَّهُمَّ اكْفِنِيهِمْ بِمَا شِئْتَ

'Ya Allah, cukupilah aku dari mereka sekehendakMu.' Ternyata perahunya terbalik dan mereka semua tenggelam. Pemuda itu pulang hingga tiba dihadapan raja, raja bertanya: Bagaimana keadaan teman-temanmu? ' Pemuda itu menjawab: 'Allah mencukupiku dari mereka.'

Setelah itu ia berkata kepada raja: 'Kau tidak akan bisa membunuhku hingga kau mau melakukan yang aku perintahkan, ' Raja bertanya: 'Apa yang kau perintahkan? ' Pemuda itu berkata: 'Kumpulkan semua orang ditanah luas lalu saliblah aku diatas pelepah, ambillah anak panah dari sarung panahku lalu ucapkan: 'Dengan nama Allah, Rabb pemuda ini.' Bila kau melakukannya kau akan membunuhku.' Akhirnya raja itu melakukannya. Ia meletakkan anak panah ditengah-tengah panah lalu melesakkannya seraya berkata: 'Dengan nama Allah, Rabb pemuda ini.' Anak panah di lesakkan ke pelipis pemuda itu lalu pemuda meletakkan tangannya ditempat panah menancap kemudian mati. Orang-orang berkata: 'Kami beriman dengan Rabb pemuda itu.' Kemudian didatangkank kepada raja dan dikatakan padanya: 'Tahukah kamu akan sesuatu yang kau khawatirkan, demi Allah kini telah menimpamu. Orang-orang beriman seluruhnya.' Si raja kemudian memerintahkan membuat parit di jalanan kemudian disulut api. Raja berkata: 'Siapa pun yang tidak meninggalkan agamanya, pangganglah didalamnya.' Mereka melakukannya hingga datanglah seorang wanita bersama anaknya, sepertinya ia hendak mundur agar tidak terjatuh dalam kubangan api lalu si bayi itu berkata: 'Ibuku, bersabarlah, sesungguhnya engkau berada diatas kebenaran." (HR. Muslim: 5327) - http://hadits.in/?muslim/5327

Doa Ketika Dizalimi (Ashhabul Ukhdud)SocialTwist Tell-a-Friend

Hadith Nur Muhammad

Hadith Nur Muhammad

[Oleh Sheikh Mohd Nasir Bin Ismail]

Dalam Kitab “Kashf al-Khafa’ wa Muzil al-Ilbas ‘Amman  Ishtahara min al-Ahadith ‘Ala Alsinatin-Nas’ oleh al-‘Ajluni (men.1162  Hijrah):

(827 – أول ما خلق اللهُ نورُ نبِيكِ يا جابر – الحديث

رواه  عبد الرزاق بسنده عن جابر بن عبد الله بلفظ قال قلت‏:‏ يا رسول الله، بأبي  أنت وأمي، أخبرني عن أول شيء خلقه الله قبل الأشياء‏.‏ قال‏:‏ يا جابر، إن  الله تعالى خلق قبل الأشياء نور نبيك من نوره، فجعل ذلك النور يدور  بالقُدرة حيث شاء الله، ولم يكن في ذلك الوقت لوح ولا قلم ولا جنة ولا نار  ولا ملك ولا سماء ولا أرض ولا شمس ولا قمر ولا جِنِّيٌ ولا إنسي، فلما أراد  الله أن يخلق الخلق قسم ذلك النور أربعة أجزاء‏:‏ فخلق من الجزء الأول  القلم، ومن الثاني اللوح، ومن الثالث العرش، ثم قسم الجزء الرابع أربعة  أجزاء، فخلق من الجزء الأول حَمَلَة العرش، ومن الثاني الكرسي، ومن الثالث  باقي الملائكة، ثم قسم الجزء الرابع أربعة أجزاء‏:‏ فخلق من الأول  السماوات، ومن الثاني الأرضين، ومن الثالث الجنة والنار، ثم قسم الرابع  أربعة أجزاء، فخلق من الأول نور أبصار المؤمنين، ومن الثاني نور قلوبهم وهى  المعرفة بالله، ومن الثالث نور إنسهم وهو التوحيد لا إله إلا الله محمد  رسول الله‏.‏ الحديث‏.‏ كذا في المواهب‏.‏

Hadith yang  bermaksud: “Yang pertama dijadikan Allah ialah nur Nabi mu, wahai  Jabir”. Diriwayatkan oleh ‘Abd al-Razzaq dengan sanadnya daripada Jabir  bin ‘Abd Allah dengan lafaz:

Katanya: Aku berkata:  Wahai Rasulullah,  bapa dan bonda hamba menjadi tebusan tuan, beritahu  kepada hamba tentang perkara terawal yang dijadikan Allah sebelum segala  sesuatu.

Jawab baginda: Wahai Jabir,  sesungguhnya  Allah jadikan  sebelum segala sesuatu, Nur Nabi mu daripada NurNya ,  kemudian Ia jadikan Nur itu berkisar dengan Qudrat cara yang  dikehendakiNya (Iradat), walhal dalam masa itu tiada Lauh (Lauh Mahfuz),  tiada Qalam, Syurga dan Neraka, tiada malaikat, langit, bumi, matahari,  bulan, jin dan manusia.

Maka bila Allah  kehendaki menjadikan sekelian makhluk Ia membahagikan Nur itu kepada empat bahagian,
daripada juzu’ pertama ia jadikan al-Qalam,
daripada yang kedua Ia jadikan Lauh (Lauh Mahfuz),
daripada yang ketiga Ia jadikan ‘Arasy,

kemudian Ia membahagikan pula juzu’ yang keempat itu kepada empat bahagi, maka
daripada juzu’ yang pertama Ia jadikan malaikat penanggung ‘Arasy,
daripada juzu’ yang kedua Ia jadikan Kursi,
daripada yang ketiga Ia jadikan malaikat yang baki lagi.

Kemudian Ia membahagikan lagi juzu’ yang keempat itu kepada empat bahagi,
yang pertamanya dijadikan langit-langit,
yang keduanya bumi-bumi,
yang ketiganya Syurga dan Neraka.

Kemudian yang keempatnya dibahagikan kepada empat bahagian :
yang pertamanya dijadikanNya nur pandangan mata Muslimin,
daripada yang kedua cahaya hati mereka, ia ma’rifat terhadap Allah,
daripada yang ketiga dijadikanNya nur kejinakan mereka (dengan Tuhan) iaitu ‘tiada Tuhan melainkan Allah, Muhammad Rasulullah’,

demikian hadith dalam “al-Mawahib”(iaitu al-Mawahib al-Laduniyyah karangan ahli  hadith al-Qastallani yang terkenal sebagai rujukan itu).

🔘`Abd al-Hayy al-Lucknawi menyebutnya dalam al-Athar al-marfu`a fi al-akhbar al-mawdu`a (ms. 33-34 , edisi Lahore dan berkata: "Keawalan (awwaliyya) cahaya Muhammadan (al-Nur al-Muhammadi) telah perkukuhkan melalui perawian `Abd al-Razzaq, sebagai tetap mendahului semua kejadian."

🔘`Ajluni (Isma`il ibn Muhammad) dalam Kashf al-khafa' (1:265 Maktabat al-Ghazali edisi Beirut) meriwayatkan keseluruhan hadith ini daripada Qastallani iaitu penulisan beliau Mawahib. Mengikut Qastallani dalam al-Mawahib al-laduniyya (1:55) `Abd al-Razzaq (m 211H) meriwayatkannya dalam Musannafnya dan Zarqani dalam Sharh al-mawahib beliau (1:56 Matba`a al-`Amira edisi Cairo) menjelaskan tiada kesangsian berhubung dengan kewibawaan `Abd al-Razzaq sebagai perawi. Bukhari mengambil 120 perawian daripada beliau dan Muslim 400 ahadith.

🔘`Abd al-Haqq al-Dihlawi menyebut hadith di atas sebagai bukti dalam Madarij al-nubuwwa (dalam bahasa Parsi 2:2 Maktaba al-Nuriyya edisi Sakhore) dan mengatakan ia sahih.

🔘`Abidin (Ahmad al-Shami), menyebut hadith berkenaan sebagai komentari terhadap puisi Ibn Hajar al-Haytami al-Ni`mat al-kubra `ala al-`alamin.

🔘Nabahani menyebut dalam Jawahir al-bihar (3:354).

🔘Alusi (al-Sayyid Mahmud) dalam tafsir Al-Qur'an bertajuk Ruh al-Ma`ani (17:105 edisi Beirut ) juga menyentuh berkenaan hadith ini yang dikaitkan dengan hadith yang lain, juga lihat al-Qasim #261.)

***

Dan seterusnya:

ﻭﻗﺎﻝ ﻓﻴﻬﺎ ﺃﻳﻀﺎ :
ﻭﺍﺧﺘُﻠِﻒ ﻫﻞ ﺍﻟﻘﻠﻢ ﺃﻭﻝ ﺍﻟﻤﺨﻠﻮﻗﺎﺕ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﻨﻮﺭ ﺍﻟﻤﺤﻤﺪﻱ ﺃﻡ ﻻ؟ ﻓﻘﺎﻝ ﺍﻟﺤﺎﻓﻆ ﺃﺑﻮ ﻳﻌﻠﻰ ﺍﻟﻬﻤﺪﺍﻧﻲ : ﺍﻷﺻﺢ ﺃﻥ ﺍﻟﻌﺮﺵ ﻗﺒﻞ ﺍﻟﻘﻠﻢ، ﻟِﻤﺎ ﺛﺒﺖ ﻓﻲ ﺍﻟﺼﺤﻴﺢ ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﻗﺎﻝ ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ﻗﺪﺭ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻘﺎﺩﻳﺮ ﺍﻟﺨﻠﻖ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﻳﺨﻠﻖ ﺍﻟﺲﻣﺎﻭﺍﺕ ﻭﺍﻷﺭﺽ ﺑﺨﻤﺴﻴﻦ ﺃﻟﻒ ﺳﻨﺔ، ﻭﻛﺎﻥ ﻋﺮﺷﻪ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﺎﺀ، ﻓﻬﺬﺍ ﺻﺮﻳﺢ ﻓﻲ ﺃﻥ ﺍﻟﺘﻘﺪﻳﺮ ﻭﻗﻊ ﺑﻌﺪ ﺧﻠﻖ ﺍﻟﻌﺮﺵ، ﻭﺍﻟﺘﻘﺪﻳﺮ ﻭﻗﻊ ﻋﻨﺪ ﺃﻭﻝ ﺧﻠﻖ ﺍﻟﻘﻠﻢ، ﻓﺤﺪﻳﺚ ﻋﺒﺎﺩﺓ ﺑﻦ ﺍﻟﺼﺎﻣﺖ ﻣﺮﻓﻮﻋﺎ " ﺃﻭﻝ ﻣﺎ ﺧﻠﻖ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻘﻠﻢ، ﻓﻘﺎﻝ ﻟﻪ ﺃﻛﺘﺐ، ﻓﻘﺎﻝ ﺭﺏ ﻭﻣﺎ ﺃﻛﺘﺐ؟ ﻗﺎﻝ ﺃﻛﺘﺐ ﻣﻘﺎﺩﻳﺮ ﻛﻞ ﺷﻲﺀ " ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺣﻤﺪ ﻭﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ ﻭﺻﺤﺤﻪ . ﻭﺭﻭﻯ ﺃﺣﻤﺪ ﻭﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ ﻭﺻﺤﺤﻪ ﺃﻳﻀﺎ ﻣﻦ ﺣﺪﻳﺚ ﺃﺑﻲ ﺭﺯﻳﻦ ﺍﻟﻌﻘﻴﻠﻲ ﻣﺮﻓﻮﻋﺎ : ﺇﻥ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﺧﻠﻖ ﻗﺒﻞ ﺍﻟﻌﺮﺵ . ﻭﺭﻭﻯ ﺍﻟﺴﺪﻱ ﺑﺄﺳﺎﻧﻴﺪ ﻣﺘﻌﺪﺩﺓ ﺇﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻢ ﻳﺨﻠﻖ ﺷﻴﺌﺎ ﻣﻤﺎ ﺧﻠﻖ ﻗﺒﻞ ﺍﻟﻤﺎﺀ، ﻓﻴﺠﻤﻊ ﺑﻴﻨﻪ ﻭﺑﻴﻦ ﻣﺎ ﻗﺒﻠﻪ ﺑﺄﻥ ﺃﻭﻟﻴﺔ ﺍﻟﻘﻠﻢ ﺑﺎﻟﻨﺴﺒﺔ ﺇﻟﻰ ﻣﺎ ﻋﺪﺍ ﺍﻟﻨﻮﺭ ﺍﻟﻨﺒﻮﻱ ﺍﻟﻤﺤﻤﺪﻱ ﻭﺍﻟﻤﺎﺀ ﻭﺍﻟﻌﺮﺵ ﺍﻧﺘﻬﻰ

Ia menyatakan berkenaan dengan yang demikian juga:
Diperselisihkan adakah Qalam makhluk terawal selepas daripada nur Muhammad atau tidak?
Al-Hafiz Abu Ya’la al-Hamadani : yang asah ialah ‘Arasy sebelum daripada Qalam, mengikut riwayat yang sabit dalam kitab “Sahih” dari ibn 'Umar;(1) katanya :

Sabda Rasulullah s.a.w : Allah menentukan takdir bagi sekelian makhluk sebelum Ia menjadikan langit-langit dan bumi lima puluh ribu tahun, ‘Arasynya atas air;

ini sarih atau nyata dalam perkara takdir berlaku selepas daripada penciptaan ‘Arasy; takdir ada pada awal mula tercipta Qalam; maka hadith ‘Ubaidah bin al-samit , marfu’, “Awal diciptakan Allah ialah Qalam, kemudian Ia berfirman: Tulislah, kata Qalam: Apakah yang hamba (hendak) tulis? FirmanNya, “Tulislah takdir segala sesuatu” Riwayat oleh Ahmad (2) dan Tirmidhi (3) ; dianggapnya sahih).Dan diriwayat oleh Ahmad dan Tirmidhi, dianggapnya sahih juga, dari hadith Abu Razin al-‘Uqaili, marfu’, “Bahawa air dicipta sebelum daripada ‘Arasy”.

Dan al-Suddi meriwayatkan dengan sanad-sanad yang berbilang bahawa Allah tidak menjadikan sesuatu sebelum daripada penciptaan air, maka boleh dihimpunkan antara ini dan apa yang sebelumnya bahawa keawalan Qalam dalam hubungan dengan yang selain daripada Nur Muhammad, Air, dan ‘Arasy. Habis.

(1) Sahih Muslim 4797/5362: Telah dikisahkan kepadaku Abu Ath Thahir, Ahmad bin 'Amru bin 'Abdullah bin Sarh; telah dikisahkan kepada kami Ibnu Wahb; telah dikhabarkan kepadaku Abu Hani Al Khalwani, dari Abu 'Abdur Rahman Al Hubuli, dari 'Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash dia berkata; "Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah telah menentukan takdir bagi semua makhluk lima puluh tahun sebelum Allah menciptakan langit dan bumi.' Rasulullah menambahkan: 'Dan Arsy Allah itu berada di atas air." Telah dikisahkan kepada kami Ibnu Abu 'Umar ; telah dikisahkan kepada kami Al Muqri; telah dikisahkan kepada kami Haiwah; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah dikisahkan kepadaku Muhammad bin Sahl At Tamimi; telah dikisahkan kepada kami Ibnu Abu Maryam; telah dikhabarkan kepada kami Nafi', yaitu Ibnu Yazid keduanya dari Abu Hani melalui jalur ini dengan Hadits yang serupa. Namun keduanya tidak menyebutkan lafazh: "Dan 'arsy Allah itu berada di atas air."

(2) Musnad Ahmad 6356/26.363: Telah dikisahkan kepada kami Mu'awiyah bin 'Amru telah dikisahkan kepada kami Ibrahim bin Muhammad Abu Ishaq Al Fazari telah dikisahkan kepada kami Al Auza'i telah dikisahkan kepadaku Rabi'ah bin Yazid dari Abdullah bin Ad-Dailamiy, dia berkata; aku menemui Abdullah bin 'Amru , ia berkata; aku telah mendengar Rasulullah Sollallahu 'alaihi wa Salam bersabda:"Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menciptakan makhlukNya dalam keadaan gelap gulita, kemudian pada hari itu juga Dia memberikan cahayaNya kepada mereka. Maka barangsiapa terkena cahayaNya, ia akan mendapat petunjuk dan barangsiapa tidak mendapat cahayaNya maka ia akan tersesat.Oleh sebab itu aku (Abdullah bin 'Amru) katakan: Qalam telah kering atas ilmu Allah Azza wa Jalla.

(3) Sunan Tirmidzi 2566/3891: Telah dikisahkan kepada kami Al Hasan bin 'Arafah, telah dikisahkan kepada kami Ismail bin 'Ayyasy, dari Yahya bin Abu 'Amru asy Syaibani, dari Abdullah bin ad Dailami, dia berkata, aku mendengar Abdullah bin 'Amru berkata, Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:"Sesungguhnya Allah telah menciptakan makhluknya dalam kegelapan, lalu Dia melimpahkan sebagian dari cahayaNya kepada mereka, maka barangsiapa sebagian dari cahaya tersebut mengenainya niscaya dia mendapat cahaya, dan barangsiapa sebagian dari cahaya tersebut tidak mengenainya niscaya dia akan tersesat. Oleh karena itu, aku mengatakan; 'Pena telah kering berdasarkan pengetahuan Allah'."Abu Isa (Tirmidzi) berkata; 'Ini hadits hasan.'

***

Huraian Hadith

Jawab baginda: Wahai Jabir, sesungguhnya Allah jadikan sebelum segala sesuatu Nur Nabi mu daripada NurNya ,

Huraian:
"sesungguhnya Allah jadikan sebelum segala sesuatu Nur Nabi mu"

1. Yang pertama-tama Allah jadikan ialah "Nur Nabi mu".
2. Bila Rasulullah s.a.w menyebut ia sebagai "Nur Nabi mu", maka ia DINAMAKAN Nur Muhammad.
3. Sebelum Nur Muhammad belum ada KEJADIAN dan yang dijadikan.
4. Kejadian yang pertama ialah Nur Muhammad.

Huraian:
daripada NurNya,

1. Yang menjadikan Nur Muhammad ialah " NurNya"
2. Bila Rasulullah s.a.w menyebut Ia sebagai " NurNya", maka Ia DINAMAKAN Nur Allah atau NuruLlah.
3. Nur Muhammad dijadikan dari tiada oleh Nurullah.
4. Nur Muhammad tidak dijadikan dari Nurullah tetapi oleh Nurullah.

Hadith Nur MuhammadSocialTwist Tell-a-Friend

SOLAT SUNAT ISTIKHARAH

SOLAT SUNAT ISTIKHARAH

~~~~~~~🍀🌹🍀~~~~~~~

Solat sunat Istikharah ialah solat memohon petunjuk drpd Allah swt. Hendaklah berterusan mengerjakan solat istikharah dan membaca doanya pada setiap hari sebelum memulakan sebarang pekerjaan dan ketika mempunyai hajat yg penting.

~~~~~~~🍀🌹🍀~~~~~~~

🔷Lafaz niat solat istikharah ialah:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الإسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

"Sahaja aku solat sunat Istikharah dua rakaat kerana Allah Taala."

♦Pada rakaat pertama:
Surah al Fatihah
Surah al Kafirun:
قُلۡ يَٰۤأَيُّهَا ٱلۡكَٰفِرُونَ

♦Pada rakaat kedua:
Surah al Fatihah
Surah al Ikhlas:
قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ

Ketika sujud terakhir seeloknya dibaca ayat di bawah sebanyak 40 kali atau mengikut kemampuan:

سُبْحَانَكَ لَا عِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا، إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيْمُ الْحَكِيْمُ

SUBHANAKA LA 'ILMA LANA ILLA MA 'ALLAMTANA, INNAKA ANTAL 'ALIMUL HAKIM
"Maha Suci Engkau, tidak ada pengetahuan bagi kami melainkan apa yang telah Engkau ajari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."

Setelah salam, baca doa di bawah sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ: Apabila kamu inginkan sesuatu perkara, maka hendaklah solat (istikharah) 2 rakaat, kemudian baca doa ini:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ العَظِيْمِ، إِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ. اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ...
(Sebutkan hajat sama ada urusan pernikahan, perniagaan atau musafir)
خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي، فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي, ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ. وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي، فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ رَضِّنِي بِهِ.

"Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon petunjuk dan pilihanMu. Aku memohon kepadaMu dari kurniaanMu yang besar kerana Engkau sahajalah Yang Berkuasa sedangkan aku tidak berkuasa, Engkaulah Yang Mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui. Engkau Maha Mengetahui segala perkara yang ghaib. Ya Allah! Sekiranya Engkau mengetahui bahawa perkara ini.........(Sebutkan hajat sama ada urusan pernikahan, perniagaan atau musafir) adalah baik untukku pada agamaku, kehidupanku dan kesudahan urusanku, maka taqdirkanlah ia dan permudahkan ia untukku, kemudian Engkau berkatilah ia untukku. Sekiranya Engkau mengetahui bahawa perkara ini adalah buruk dan tidak baik bagiku pada agamaku, kehidupanku dan kesudahan urusanku, maka jauhkanlah dan palingkanlah ia daripadaku dan taqdirkanlah kebaikan untukku di mana sahaja ia berada, kemudian limpahkanlah keredhaanMu kepadaku dengannya." (HR. Bukhari)

~~~~~~~🍀🌹🍀~~~~~~~

SOLAT SUNAT ISTIKHARAHSocialTwist Tell-a-Friend

SOLAT TAHAJJUD

SOLAT TAHAJJUD

~~~~~~~🍀🌹🍀~~~~~~~

🔷Lafaz niat:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

"Sahaja aku solat sunat tahajjud dua raka'at kerana Allah Taala."

♦Pada rakaat pertama:
Surah al Fatihah
Surah al Kafirun:
قُلۡ يَٰۤأَيُّهَا ٱلۡكَٰفِرُونَ

♦Pada rakaat kedua:
Surah al Fatihah
Surah al Ikhlas:
قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ

Semasa sujud akhir dalam rakaat kedua, ucapkan sebanyak 3 kali,

رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ، وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ، وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيْرًا

"Tuhanku! Masukkanlah aku ke dalam urusan agamaku dengan kemasukan yang benar lagi mulia, serta keluarkanlah aku daripadanya denga cara keluar yang benar lagi mulia; dan berikanlah kepadaku dari sisiMu hujjah keterangan serta kekuasaan yang menolongku."
(QS Al Israa': 80)

~~~~~~~🍀🌹🍀~~~~~~~

SOLAT TAHAJJUDSocialTwist Tell-a-Friend

SOLAT SUNAT RAWATIB

SOLAT SUNAT RAWATIB

~~~~~~~🍀🌹🍀~~~~~~~

Solat sunat Rawatib ialah solat2 sunat dilakukan sebelum dan sesudah solat fardhu lima waktu iaitu Zohor, Asar, Maghrib, Isyak dan Subuh. Solat2 sunat yang dikerjakan sebelum solat fardhu dinamakan 'Qabliyyah' dan yg dikerjakan selepas solat fardhu dinamakan 'Ba'diyyah'.

~~~~~~~🍀🌹🍀~~~~~~~

1) Solat sunat sebelum Subuh dua raka'at

🔷Lafaz niatnya ialah:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

"Sahaja aku solat sunat Subuh dua rakaat kerana Allah Taala."

♦Pada rakaat pertama:
Surah al Fatihah
Surah al Insyirah:
أَلَمۡ نَشۡرَحۡ لَكَ صَدۡرَكَ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

♦Pada rakaat kedua:
Surah al Fatihah
Surah al Fil:
أَلَمۡ تَرَ كَيۡفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصۡحَٰبِ ٱلۡفِيلِ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

CATATAN: Tidak ada solat sunat selepas mengerjakan solat fardhu Subuh.

~~~~~~~🍀🌹🍀~~~~~~~

2) Solat sunat empat raka'at sebelum Zohor dan selepasnya.

🔷Lafaz niat solat sunat sebelum Zohor:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

"Sahaja aku solat sunat sebelum Zohor empat rakaat kerana Allah Taala."

♦Pada rakaat pertama:
Surah al Fatihah
Surah al Kafirun:
قُلۡ يَٰۤأَيُّهَا ٱلۡكَٰفِرُونَ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

♦Pada rakaat kedua:
Surah al Fatihah
Surah al Ikhlas:
قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

🔷Lafaz niat solat sunat selepas solat Zohor:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ بَعْدِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

"Sahaja aku solat sunat selepas Zohor empat rakaat kerana Allah Taala."

♦Pada rakaat pertama:
Surah al Fatihah
Surah al Kafirun:
قُلۡ يَٰۤأَيُّهَا ٱلۡكَٰفِرُونَ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

♦Pada rakaat kedua:
Surah al Fatihah
Surah al Ikhlas:
قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

~~~~~~~🍀🌹🍀~~~~~~~

3) Solat sunat sebelum Asar dua rakaat.

🔷Lafaz niat solat sunat sebelum Asar:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

"Sahaja aku solat sunat sebelum Asar dua rakaat kerana Allah Taala."

♦Pada rakaat pertama:
Surah al Fatihah
Surah al Kafirun:
قُلۡ يَٰۤأَيُّهَا ٱلۡكَٰفِرُونَ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

♦Pada rakaat kedua:
Surah al Fatihah
Surah al Ikhlas:
قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

CATATAN: Tidak ada solat sunat selepas mengerjakan solat fardhu Asar.

~~~~~~~🍀🌹🍀~~~~~~~

4) Solat sunat dua raka'at sebelum dan selepas Maghrib.

🔷Lafaz niat solat sunat sebelum Maghrib:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

"Sahaja aku solat sunat sebelum Maghrib dua rakaat kerana Allah Taala."

♦Pada rakaat pertama:
Surah al Fatihah
Surah al Kafirun:
قُلۡ يَٰۤأَيُّهَا ٱلۡكَٰفِرُونَ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

♦Pada rakaat kedua:
Surah al Fatihah
Surah al Ikhlas:
قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

🔷Lafaz niat solat sunat selepas Maghrib:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

"Sahaja aku solat sunat selepas Maghrib dua rakaat kerana Allah Taala."

♦Pada rakaat pertama:
Surah al Fatihah
Surah al Kafirun:
قُلۡ يَٰۤأَيُّهَا ٱلۡكَٰفِرُونَ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

♦Pada rakaat kedua:
Surah al Fatihah
Surah al Ikhlas:
قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

~~~~~~~🍀🌹🍀~~~~~~~

5) Solat sunat dua raka'at sebelum dan selepas Isya'.

🔷Lafaz niat solat sunat sebelum Isya':

أُصَلِّيْ سُنَّةَ العِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

"Sahaja aku solat sunat sebelum Isya' dua rakaat kerana Allah Taala."

♦Pada rakaat pertama:
Surah al Fatihah
Surah al Kafirun:
قُلۡ يَٰۤأَيُّهَا ٱلۡكَٰفِرُونَ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

♦Pada rakaat kedua:
Surah al Fatihah
Surah al Ikhlas:
قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

🔷Lafaz niat solat sunat selepas Isya':

أُصَلِّيْ سُنَّةَ العِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

"Sahaja aku solat sunat selepas Isya' dua rakaat kerana Allah Taala."

♦Pada rakaat pertama:
Surah al Fatihah
Surah al Kafirun:
قُلۡ يَٰۤأَيُّهَا ٱلۡكَٰفِرُونَ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

♦Pada rakaat kedua:
Surah al Fatihah
Surah al Ikhlas:
قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
(Atau surah lain yg dikehendaki.)

~~~~~~~🍀🌹🍀~~~~~~~

SOLAT SUNAT RAWATIBSocialTwist Tell-a-Friend

Kisah Tassawuf & Tareqat Digeruni Dajjal Dan Pengikutnya

Kisah Tassawuf dan tareqat digeruni dajjal, orang kafir dan pengikutnya:

Kenapa dajjal, eropah, freemason,illuminati sangat benci kepada ilmu tasawwuf dan tareqat..???

Sebabnya, tasawwuf mengajarkan kita penyucian hati dan taqarrub (dekat) dengan Allah dan apabila hati suci dan dekat dengan Allah, maka nusrah (pertolongan Allah) akan terzahir seperti yang berlaku kepada para Sahabat Nabi SAW yang hanya dengan 313 tentera dalam keadaan kelengkapan yang kurang, dapat hancurkan 1000 tentera kafir yang lengkap bersenjata pada perang badar, begitu juga yang berlaku kepada Sayyidina Khalid Al-Walid r.a, hanya dengan membawa 59 orang tentera dari para Sahabat, mereka dapat menghancurkan tentera Rom seramai 60 000 orang yang lengkap berbaju besi dan bersenjata canggih.

Sejarah telah membuktikan peperangan demi peperangan Islam dengan kafir adalah asbab amalan-amalan mendekatkan diri kepada Allah SWT yang para Ulama' namakan dengan ilmu "Tasawwuf" dan aqidah yang shohih iaitu aqidah Ahli Sunnah Wal Jamaah yang disusun melalui mazhab oleh Asya'irah dan Maturidiyyah. Cuba baca sejarah Sultan Salahuddin al-Ayubi yang merupakan seorang sufi (ahli tasawwuf) dan berakidah Asy'ari dan bermazhab Syafi'e, baca sejarah sultan Muhammad al-Fatih yang juga seorang sufi dan bermazhab Hanafi dan berakidah maturidi dan ramai lagi para Mujahid lain.

Begitu juga peperangan moden seperti perang Afghan dengan Russia yang lengkap bersenjata dapat dikalahkan oleh orang Afghan yang pakai senjata murah tapi mereka bermazhab hanafi, beraqidah maturidi dan ahli tareqat (sufi) chisty dan lain-lain tareqat maka tentera lengkap bersenjata itu hancur lebur. Begitu juga dengan para mujahid chechen yang menentang Russia juga dalam keadaan kelengkapan perang yang sedikit tetapi mereka bermazhab Syafi'e, beraqidah Asy'ari dan mengikut tareqat naqshabandi, dan mereka hancurkan musuh dengan zikir.

Di tanah Melayu juga, para pejuang Melayu yang menentang orang kafir penjajah semuanya bermazhab Syafi'e, beraqidah Asy'ari dan Ahli Sufi. Kepada yang biasa dengan sejarah Islam, tentu tahu kisah Nabi Sulaiman a.s. yang mahukan istana Balqis dibawa ke depannya lalu jin ifrit memnawarkan diri untuk bawa, tapi masa yang dia perlukan agak lama, kemudian seorang ahli ibadat yang merupakan seorang sufi mempelawa untuk bawa istana tersebut hanya dengan sekelip mata.

Sejak dari hari itu syaitan, jin,dajjal, iblis sangat ANTI kepada Ahli Sufi kerana "teknologi" mereka lebih hebat. Ahli sufi yang memang terkenal sebagai jemaah zikir yang sangat digeruni dajjal dan pengikutnya kerana nusrah Allah sentiasa bersama mereka kerana Allah berfirman mafhumnya ingatlah aku maka pasti aku akan mengingatiMu.

Dajjal dan illuminati berusaha keras untuk hapuskan fahaman sufi dan tareqat dari umat Islam tapi selama ratusan tahun mereka tidak berjaya. Akhirnya mereka sedar yang jemaah sufi tidak boleh dihapuskan dengan kekerasan tentera sepertimana mereka tidak boleh hapuskan para Sahabat dengan kekerasan.

Selepas itu apa yang dajjal cuba lakukan..???

1) Mereka jauhkan Ahli Sufi dengan amalan-amalan sufi mereka dengan memperkenalkan pelbagai hiburan, politik, wang dan sebagainya sehingga umat Islam pun leka dan sibuk hendak berpolitik juga. Sedangkan sejak dahulu kaum Sufi sangat terkenal dengan prinsip zuhud yang tidak ada kebesaran dunia dalam hati seperti hiburan, politik, wang dan lain-lain lagi. Bila Ahli Sufi dijauhkan dari amalan sufi, maka Allah tidak akan membantu mereka lagi lalu mereka dihancurkan oleh tentera kafir.

2) Dajjal dan illuminati tahu mereka tidak dapat fitnah kaum sufi kerana mereka orang kafir, tidak ada orang Islam yang akan percaya mereka, maka mereka wujudkan 3 jemaah seperti yang diceritakan oleh Syeikh Ramadhan al-Butti iaitu jemaah wahabi untuk menyesatkan benua arab,
jemaah qadiani untuk menyesatkan benua india dan jemaah baha'iyyah untuk sesatkan benua asia.

ketiga-tiga jemaah ini wujud secara serentak dalam satu masa dan mereka berjaya menyesatkan umat Islam secara besar-besaran.

Tapi di Nusantara, jemaah bahaiyyah tidak berjaya sesatkan bangsa Melayu yang beragama Islam kerana bangsa Melayu yang beragama Islam sangat terkenal berpegang teguh pada mazhab Syafi'e, aqidah Asya'ari dan amalan-amalan Sufi. Zikir-zikir mereka sentiasa bertalu sehingga ke hari ini.

Tapi di benua Arab, dajjal berjaya menapak di sana dengan membawa fahaman wahabi. Jadi jangan hairan lah kenapa budak-budak wahabi sangat elergi dan anti dengan tareqat, sufi, zikir dan tasawwuf. Kini di Nusantara jemaah bahaiyyah yang gagal telah diganti dengan jemaah wahabi dan budak-budak wahabi berusaha keras untuk hapuskan amalan-amalan sholeh di Nusantara dengan alasan bid'ah, kufur, syirik, tahayul, dan bla bla bla... Zikir selepas solat pun dituduh bid'ah dan masuk neraka.

Kini jemaah sufi semakin pudar kerana fahaman wahabi telah menyusup, dan bila ahli sufi mula terpedaya dengan tipu helah wahabi, mereka akan tinggalkan zikir. Maka sekali lagi pada zaman milenium ini, dajjal menghantar tenteranya di negara-negara umat Islam untuk menyerang mereka dan terbukti jelas umat Islam telah dizalimi dengan teruk. Kerana mereka dulu yang berpegang teguh pada amalan-amalan sholeh, kini mereka tinggalkan kerana tipu helah wahabi yang mengatakan ia adalah perbuatan "bid'ah". Maka nusrah Allah pun hilang, dan tentera-temtera sufi seperti ikhwan muslimin yang diasaskan oleh imam Hasan Albanna yang bermazhab Hanafi, beraqidah asyari dan ahli tareqat tijani (tak silap saya) kini sudah mula tidak mahu bermazhab, menolak zikir, bida'ahkan orang lain sana sini dan mula pukul canang dengan slogan "islam itu mudah" dan mereka hanya mengikuti "al-qur'an dan as-Sunnah". Mereka sudah lupakan perjuangan asal imam Hassan Albanna yang pegang teguh pada manhaj Ahli Sunnah Wal Jamaah.

Namun percayalah satu hari nanti Jemaah Ahli Sufi akan kembali diberi nafas baru, yang zuhud dan tiada kebesaran dunia dalam hatinya, dan hatinya penuh kebesaran hanya kepada Allah SWT dan mereka akan muncul seperti yang dikhabarkan dalam sebuah Hadith contohnya sebuah Hadith yang menceritakan bahawa umat Islam akan ditimpa bencana kemarau dan tiada makanan selama bertahun-tahun ketika dajjal datang, dan hanya pengikut dajjal sahaja yang dapat makanan kerana mereka mengikuti dajjal. Para sahabat bertanya apa makanan umat Islam yang tidak mengikuti dajjal ketika itu wahai Rasulullah..??? Nabi SAW menjawab ZIKIR.

Begitu juga dalam Hadith yang lain Rasulullah SAW khabarkan tentera-tentera Islam dari kalangan Ahli Sufi akan hancurkan musuhnya hanya dengan TAKBIR dan ZIKIR.

Tidak mungkin tentera-tentera Islam yang kuat bezikir ini akan datang dari kalangan wahabi kerana mereka mengkafirkan jemaah zikir dan mereka sendiri tidak berzikir kecuali zikir "bid'ah bid'ah bid'ah bid'ah bid'ah apa dalil apa dalil apa dalil apa sanad apa sanad tahyul tahyul tahyul khurafat khurafat syirik syirik syirik kafir kafir kafir" yang tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, atau para Sahabat mahupun mana-mana Salafus Sholeh.

Maka Jemaah Zikir yang manakah Rasulullah SAW maksudkan yang akan menghancurkan dajjal serta sekutunya..???

Semoga Allah tetapkan hati kita dan seluruh keluarga kita serta keturunan kita dengan "Zikirrullah" yang sangat digeruni oleh dajjal dan sekutunya.

Aamiin... ya Rob.

Kisah Tassawuf & Tareqat Digeruni Dajjal Dan PengikutnyaSocialTwist Tell-a-Friend

Selawat Azimiah ( ﺍﻟﺼﻠﻮﺍﺕ ﺍﻟﻌﻈﻤﻴﺔ )

Selawat Azimiah ( ﺍﻟﺼﻠﻮﺍﺕ ﺍﻟﻌﻈﻤﻴﺔ )

اَللّٰهُمَّ إِﻧِّﻲْ أَسْأَلُكَ ﺑِﻨُﻮْﺭِ ﻭَﺟْﻪِ اللّٰهِ الْعَظِيْمِ

Allāhumma innī as’aluka bi-nūri wajhillāhil ‛aẓīm,
Ya Allah, sesungguhnya aku bermohon kepada Engkau dengan cahaya Dzat Allah Yang Maha Agung

ﺍﻟَّﺬِيْ مَلَأ ﺃَﺭْكَاﻥَ ﻋَﺮْﺵِ اللّٰهِ الْعَظِيْمِ

Alladhī mala’a arkāna ‛arshillāhil ‛aẓīm,
yang memenuhi tiang-tiang 'arasy Allah Yang Maha Agung

ﻭَﻗَﺎْﻣَﺖْ ﺑِﻪِ ﻋَﻮَﺍْﻟِﻢُ اللّٰهِ الْعَظِيْمِ

Wa qāmat bihī ‛awālimullāhil ‛aẓīm,
dan berdiri dengannya alam-alam Allah Yang Maha Agung

ﺃَﻥْ تُصَلِّيَ عَلَىٰ ﻣَﻮْلَاﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﺫِﻱ ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴْﻢِ

An tuṣalliya ‛alā mawlānā Muḥammadin dhil-qadril ‛aẓīm,
agar Engkau berselawat atas penghulu kami (Nabi) Muhammad, yang mempunyai kadar yang agung

ﻭعَلَىٰ ﺁﻝِ ﻧَﺒِﻲِّ اللّٰهِ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴْﻢِ

Wa ‛alā āli nabiyyillāhil ‛aẓīm,
dan (berselawat juga) atas keluarga Nabi Allah Yang Maha Agung

ﺑِﻘَﺪْﺭِ ﻋَﻈَﻤَﺔِ ﺫَﺍْﺕِ اللّٰهِ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴْﻢِ

Bi-qadri ‛aẓamati dhātillāhil ‛aẓīm,
dengan kadar keagungan Dzat Allah Yang Maha Agung

ﻓِﻲْ ﻛُﻞِّ ﻟَﻤْﺤَﺔٍ ﻭَﻧَﻔَﺲٍ ﻋَﺪَﺩَﻣَﺎ ﻓِﻲْ ﻋِﻠْﻢِ اللّٰهِ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴْﻢِ

Fī kulli lamḥatin wa nafasin ‛adada mā fī ‛ilmillāhil ‛aẓīm,
pada setiap kelipan dan penafasan sebilangan apa yang ada pada ilmu Allah Yang Maha Agung

صَلَاﺓً ﺩَﺍْﺋِﻤَﺔً ﺑِﺪَﻭَﺍْﻡِ اللّٰهِ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴْﻢِ

Salātan dā’imatan bi-dawāmillāhil ‛aẓīm,
selawat yang sentiasa berkekalan dengan kekalnya Allah Yang Maha Agung

ﺗَﻌْﻈِﻴْﻤًﺎ ﻟِﺤَﻘِّﻚَ ﻳَﺎ ﻣَﻮْلَاﻧَﺎ ﻳَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪُ ﻳَﺎ ﺫَﺍ ﺍﻟْﺨُﻠُﻖِ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴْﻢِ

Ta‛ẓīman li-ḥaqqika yā mawlānā yā Muḥammadu yā dhal-khuluqil ‛aẓīm,
kerana mengagungkan hakmu wahai penghulu kami, wahai (Nabi) Muhammad, wahai yang mempunyai akhlak yang agung

ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠَﻴْﻪِ وَ عَلَىٰ ﺁﻟِﻪِ ﻣِﺜْﻞَ ذٰلِكَ

Wa sallim ‛alayhi wa ‛alā ālihī mithla dhālik,
dan salamlah keatasnya dan keatas ahli keluarganya seperti semua itu juga

ﻭَﺍﺟْﻤَﻊْ ﺑَﻴْﻨِﻰْ ﻭَﺑَﻴْﻨَﻪُ ﻛَﻤَﺎ ﺟَﻤَﻌْﺖَ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟﺮُّﻭْﺡِ ﻭَﺍلنَّفْسِ

Wajma‛ baynī wa-baynahū kamā jama‛ta baynarrūḥi wannafsi,
dan himpunkanlah antaraku dan antaranya (Rasulullah) sebagaimana Engkau himpunkan antara roh dan diri (jasad)

ﻇَﺎﻫِﺮًﺍ ﻭَﺑَﺎﻃِﻨًﺎ , ﻳَﻘَﻈَﺔً ﻭَﻣَﻨَﺎﻣًﺎ

Zāhiran wa bāṭinan, yaqẓatan wa manāman,
pada zahirnya dan pada batinnya, dalam keadaan sedar mahupun di dalam keadaan tidur

ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻪُ ﻳَﺎﺭَﺏِّ ﺭُﻭْﺣًﺎ ﻟِﺬَﺍْتِيْ ﻣِﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﺍﻟْﻮُﺟُﻮْﻩِ

Waj‛alhu yā Rabbi rūḥan li-dhātī min jamī‛il wujūhi,
dan jadikanlah dia (Rasulullah) ya Tuhanku sebagai roh bagi dzatku daripada segala segi

فِي ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻗَﺒْﻞَ الآﺧِﺮَﺓِ ، ﻳَﺎ عَظِيْمُ

Fiddunyā qablal ākhirati, yā ‛aẓīm.
di dunia, sebelum hari akhirat, ya Allah Yang Maha Agung

Rujukan : Web Rasmi Jabatan Mufti Kerajaan Negeri Sembilan
http://www.muftins.gov.my/index.php/arkib2/tareqat-tasauwuf/160-maklumat-tarekat-tassawuf/614-pengenalan-tarekat-ahmadiah-al-idrisiah-al-rashidiah-al-dandarawiah

Selawat Azimiah ( ﺍﻟﺼﻠﻮﺍﺕ ﺍﻟﻌﻈﻤﻴﺔ )SocialTwist Tell-a-Friend

Istighfar Kabir ( الاستغفار الكبير )

Istighfar Kabir ( الاستغفار الكبير )

أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ ،

Astaghfirullāhal ‛aẓīm,
Aku memohon keampunan Allah yang Maha Agung

الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّوْمَ ،

Alladhī lā ilāha illā hū, al-ḥayy al-qayyūm,
Yang tiada tuhan yang disembah melainkan Dia, Yang Maha Hidup, Yang Maha Berdiri Dengan SendiriNya

غَفَّارَ الذُّنُوْبِ ذَاالْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ ،

Ghaffār adh-dhunūbi, dhal-jalāli wal-ikrām,
Dia adalah Tuhan Yang Maha Pengampun segala dosa, Yang mempunyai Ketinggian dan Kemuliaan

وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ مِنْ جَمِيْعِ الْمَعَاصِي كُلِّهَا وَالذُّنُوْبِ وَالآثَامِ ،

Wa atūbu ilayhi min jamī‛il-ma‛āṣī kullihā wal-dhunūbi wal-āthām,
Dan aku bertaubat kepadaNya dari semua kemaksiatan, semua sekali, dan dari segala dosa dan kesalahan

وَمِنْ كُلِّ ذَنْبٍ أَذْنَبْتُهُ عَمْدًا وَخَطَأً

Wa min kulli dhanbin adhnabtuhu ‛amdan wa khaṭa’ā,
Dan daripada segala dosa yang aku lakukannya sama ada sengaja atau tidak sengaja

ظَاهِرًا وَبَاطِنًا ، قَوْلاً وَفِعْلاً ،

Zāhiran wa bāṭinā, qawlan wa fi‛lā,
Yang zahir dan yang batin, dalam bentuk percakapan dan dalam bentuk perbuatan

فِي جَمِيْعِ حَرَكَاتِىْ وَسَكَنَاتِىْ وَخَطَرَاتِىْ وَأَنْفَاسِىْ كُلِّهَا

Fī jamī‛i ḥarakātī wa sakanātī wa khaṭarātī wa anfāsī kullihā,
Dalam setiap pergerakkanku dan dalam setiap diamku dan dalam setiap lintasan hati dan dalam setiap penafasanku, semuanya sekali

دَائِمًا أَبَدًا سَرْمَدًا ،

Dā’iman abadan sarmadā,
Selalu, selama-lamanya dengan tiada akhirnya

مِنَ الذَّنْبِ الَّذِىْ أَعْلَمْ ، وَمِنَ الذَّنْبِ الَّذِىْ لَا أَعْلَمْ ،

Minadh-dhanbilladhī a‛lam, wa minadh-dhanbilladhī lā a‛lam,
Daripada dosa yang aku ketahui dan daripada dosa yang tidakku ketahui

عَدَدَ مَا أَحَاطَ بِهِ العِلْمُ ، وَأَحْصَاهُ الْكِتَابُ ، وَخَطَّهُ الْقَلَمُ ،

‛Adada mā aḥāṭa bihil ‛ilmu wa aḥṣāhul kitābu wa khaṭṭahul qalam,
Sebanyak bilangan apapun yang meliputi ilmu (Allah), dan apapun yang dihitung oleh kitab (Allah), dan apapun yang ditulis oleh kalam (Allah)

وَعَدَدَ مَا أَوْجَدَتْهُ الْقُدْرَةُ ، وَخَصَّصَتْهُ الإِرَادَةُ ،

Wa ‛adada mā awjadat-hul qudrah, wa khaṣṣaṣat-hul irādah,
Dan sebilangan apapun yang dijadikan oleh kudrat (Allah), dan apa yang dikhususkan oleh kehendak (Allah)

وَمِدَادَ كَلِمَاتِ اللّٰهِ ،

Wa midāda kalimātillāh,
Dan sebilangan kalimat-kalimat Allah

كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِ رَبِّنَا

Kamā yanbaghī li-jalāli wajhi Rabbinā,
Sebagaimana yang sepatutnya, mengikut Kemuliaan dan Ketinggian Dzat Tuhan kami

وَجَمَالِهِ وَكَمَالِهِ ، وَكَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَىٰ.

Wa jamālihī wa kamālihī wa kamā yuḥibbu Rabbunā wa yarḍā.
Dan Kecantikkannya, dan kesempurnaannya, dan sebagaimana yang disukai oleh Tuhan kami dan diredhai olehNya.

Rujukan : Web Rasmi Jabatan Mufti Kerajaan Negeri Sembilan
http://www.muftins.gov.my/index.php/arkib2/tareqat-tasauwuf/160-maklumat-tarekat-tassawuf/614-pengenalan-tarekat-ahmadiah-al-idrisiah-al-rashidiah-al-dandarawiah

Istighfar Kabir ( الاستغفار الكبير )SocialTwist Tell-a-Friend

PhD Hadith VS Kitab-Kitab Hadith

PhD Hadith VS Kitab-Kitab Hadith

سم الله الرحمن الرحيم الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه واتبع هداه أما بعد

Mereka yang hanya melihat dua kitab hadith Bukhari dan Muslim sahaja sebagai kitab hadith sahih merupakan mereka yang sempit ilmunya.

Sebelum dua Imam ini para ulama’ mazahib mempunya hadith dan sanad-sanad mereka sendiri. Mereka mengambil daripada generasi sebelumnya.

Dua Imam Bukhari dan Muslim menyambung kejuhudan mereka di dalam meriwayatkan hadith daripada generasi sebelumnya termasuk Imam-Imam Mazhab seperti Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafie dan Imam Ahmad Bin Hanbal.

Di antara kitab-kitab hadith yang bernilai di dalam Islam ialah ;

Sahih Bukhari, himpunan Imam Bukhari (m. 870), mengandungi 7275 ahadith
Sahih Muslim, himpunan Imam Muslim (m. 875), mengandungi 9200 ahadith
Sunan al-Sughra, himpunan Imam Nasa’i (m. 915)
Sunan Abu Daud, himpunan Imam Abu Daud (m. 888)
Jami’ at-Tirmizi, himpunan Imam Tirmidzi (m. 892)
Sunan Ibnu Majah, himpunan Imam Ibnu Majah (m. 887)

Selain 6 kitab ini yang dinamakan sebagai الكتب الستة atau الصحاح الستة terdapat kitab hadith yang lain yang masyhur di sisi kita iaitu ;

al-Muwatta’
Musnad Ahmad
Musnad al-Syafi`e
Sahih Ibn Khuzaimah
Mustadrak al-Hakim
Sunan al-Daruqutni
Jami’ al-Darimi
Muntaqa Ibn al-Jarud
Sahih Ibn Hibban

Mustakhraj Abi Awanah Berikut adalah 29 jenis kitab hadith ;

Jami’/ jawami’
Sunan/ ahkam
Mathani/ musnad
Ma’ajim/ mu’jam
Masyikhat
Ajza’/ rasail
Arbainat
Afrad dan Gharaaib
Mustadrak
Mustakhraj
‘ilal
Atraf
Tarajim
Ta’aliq
Taghrib wa tarhib
Mursalsalat
Tsulasiyyat
Al-amali
Zawaid
Al-Mukhtasarat
Takharij
Syarhul atsar
Asbab nuzul hadis
At-tartib
At-Ta’liq
Al-Mawdhu`at
Al-ma’thurat
an-Nasikh wal Mansukh
Mutasyabih/ Musykil hadis

Setiap kategori kitab hadith di atas mempunyai kitab-kitab yang sangat banyak jumlahnya seperti yang disebut oleh Al-Kittani dalam kitab beliau Al-Risalah Al-Mustatharrifah bahawa terdapat hampir 82 kitab yang ditulis dalam method المسانيد sahaja. Belum lagi jenis-jenis yang lain.

Saya tertanya-tanya bagaimana mereka yang berkelulusan PHD dalam bidang hadith pada hari ini untuk tempoh setahun dua di Universiti tanpa sanad ilmu dan guru yang jelas, begitu yakin untuk menyatakan sesuatu hadith itu palsu atau tidak. Seolah-olah mereka telah menguasai dan menghafal semua kitab hadith dan mengatakan dengan penuh yakin bahawa sesuatu hadith itu tiada riwayat.

Kalaupun tiada di dalam Sahih Bukhari dan Muslim apakah tidak ada di dalam kitab-kitab hadith yang lain?

Hari ini ramai yang berani kerana kejahilan. Kalaulah mereka sedar, kedudukan ilmu mereka sebenarnya sangat jauh daripada para ulama’ terdahulu, sudah pasti mereka lebih suka untuk berdiam diri daripada berkata-kata.

Semoga Allah Ta’ala memelihara kita daripada golongan yang pendek akal mereka, panjang angan-angan bahkan Al-Quran dan Al-Hadith yang keluar daripada bibir mereka tidak sampai ke hati-hati mereka.

والله سبحانه وتعالى أعلم بالصواب
Ustaz Mohd Al-Amin Bin Daud Al-Azhari
BA (Hons) Usuluddin Akidah Dan Falsafah
Universiti Al-Azhar Mesir

PhD Hadith VS Kitab-Kitab HadithSocialTwist Tell-a-Friend

Popular Posts

Segala bahan bacaan disini adalah untuk umum dan HAK CIPTA ITU MILIK ALLAH SEMUANYA. Anda boleh ambil sebagai bahan rujukan ataupun bahan posting di blog-blog atau website anda TANPA PERLU MEMBERI SEBARANG KREDIT KEPADA BLOG INI.